Johor Darul Ta’zim (JDT) mencetak sejarah baru setelah mengalahkan Sanfrecce Hiroshima 3-1 pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Elite. Kemenangan ini menjadi langkah besar bagi JDT untuk menembus perempat final kompetisi klub utama Asia. Ini sesuatu yang selama ini selalu luput dari genggaman mereka sejak debut pada 2019.

Sejak Sanfrecce bermain dengan sepuluh pemain pada menit ke-26, JDT berhasil mendominasi pertandingan. Meski penguasaan bola dan peluang sudah ada sejak babak pertama. Lalu gol baru tercipta di babak kedua melalui pemain pengganti Ager Aketxe, Bérgson da Silva, dan Marcos Guilherme. Keunggulan ini menunjukkan kemampuan tim untuk memanfaatkan situasi dan strategi secara efektif.
Meski gol bunuh diri Nene di menit-menit akhir sedikit mengurangi margin kemenangan, JDT tetap menjadi favorit untuk melaju ke babak delapan besar. Final Elite ACL terpusat akan berlangsung di Arab Saudi pada akhir April, di mana perempat final, semifinal, dan final dimainkan dalam sembilan hari.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Keunggulan Jumlah Pemain Jadi Kunci
Hasil positif JDT sebagian besar dipengaruhi oleh kartu merah Kim Ju-Sung dari Sanfrecce pada menit ke-26. Kim sebelumnya menerima kartu kuning karena menarik kerah Jairo dan kemudian melakukan pelanggaran keras terhadap Nene, sehingga wasit tidak punya pilihan selain mengusirnya.
Keunggulan jumlah pemain memungkinkan JDT lebih leluasa mengatur serangan. Beberapa peluang tercipta sebelum gol pertama, termasuk tembakan Nacho Mendez dan Joao Figueiredo yang mengenai tiang. Sanfrecce tetap memberi ancaman meski bermain dengan sepuluh orang, menunjukkan bahwa JDT tetap harus waspada.
Kontrol JDT atas permainan membuat mereka mampu mencetak gol pertama pada menit ketujuh babak kedua melalui Aketxe, memanfaatkan bola hasil tendangan sudut yang sempat dibuang. Momentum ini membuka jalan bagi gol-gol selanjutnya.
Baca Juga: MLS Pastikan Lionel Messi Tidak Langgar Aturan Usai Insiden Ruang Ganti
Gol Penentu dari Pemain Pengganti

Tiga menit setelah menit ke-60, Bergson da Silva mencetak gol kedua berkat kerja keras kapten Eddy Israfilov yang merebut bola di kotak penalti lawan. Gol ketiga kemudian tercipta melalui Marcos Guilherme setelah serangan balik cepat yang diprakarsai Yago. Semua gol ini datang dari pemain pengganti, menunjukkan kedalaman skuad JDT.
Gol bunuh diri Nene pada menit ke-86 memberi sedikit harapan bagi Sanfrecce, tetapi tidak mengurangi dominasi JDT sepanjang pertandingan. Tim tuan rumah tetap mengontrol tempo permainan dan menunjukkan disiplin taktik yang solid.
JDT Siap Menghadapi Leg Kedua
Dengan kemenangan 3-1, JDT kini memegang kendali jelang leg kedua di Hiroshima. Selisih dua gol bukan hal yang mustahil bagi Sanfrecce, namun JDT berada di jalur yang tepat untuk mencapai perempat final untuk pertama kalinya.
Kemenangan ini menjadi bukti bahwa JDT telah berkembang sebagai tim kuat di level Asia. Sekaligus mampu memanfaatkan peluang, dan menampilkan performa kolektif yang matang. Jika mereka menjaga konsistensi, perempat final bisa menjadi kenyataan bersejarah bagi Southern Tigers. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballnewshd77.com.
