Benjamin Sesko kembali menjadi pahlawan Manchester United saat timnya menang 1-0 atas Everton. Gol tunggal kemenangan lahir dari kakinya pada menit ke-58, padahal ia memulai pertandingan dari bangku cadangan. Penampilan ini menegaskan efektivitasnya sebagai supersub yang mampu menentukan hasil di menit-menit krusial.

Dalam empat pertandingan terakhir, Sesko sudah tiga kali mencetak gol sebagai pemain pengganti. Dua pekan lalu, ia menyamakan skor di menit ke-96 saat menghadapi West Ham United. Sebelumnya, pada 1 Februari, gol kemenangannya di menit ke-94 membawa MU menang 3-2 atas Fulham. Statistik ini menunjukkan bahwa kehadiran Sesko di lapangan selalu berpotensi mengubah jalannya pertandingan.
Meski sukses sebagai pemain cadangan, Sesko tidak ingin terbebani posisi starter. Bagi pemain asal Slovenia ini, yang penting adalah siap setiap kali diminta bermain. Sikap sabar dan profesional ini membuatnya menjadi aset berharga bagi lini serang MU di bawah Michael Carrick.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Tidak Terobsesi Jadi Starter
Benjamin Sesko menegaskan bahwa ia tidak terobsesi untuk selalu menjadi starter. “Saya bahkan tidak berpikir ‘Saya harus jadi starter.’ Bagi saya, kapan pun pelatih menempatkan saya di lapangan, saya siap memberikan yang terbaik,” ujarnya. Sikap ini menunjukkan kedewasaan mental pemain muda yang memahami pentingnya kontribusi tim di atas ambisi pribadi.
Ia menambahkan bahwa setiap menit bermain tetap ia manfaatkan sebaik mungkin. Jika hanya mendapat lima menit di akhir pertandingan, Sesko tetap fokus dan berusaha memengaruhi jalannya laga. Bagi Sesko, bermain di level tertinggi bukan soal jumlah menit, tetapi dampak yang ia berikan pada tim.
Selain itu, Sesko merasa mendapat dukungan penuh dari staf pelatih. Ia mengaku pembicaraan soal peluang tampil sejak menit awal memang ada, tetapi kepercayaan dari Michael Carrick membuatnya tenang. Fokusnya tetap pada membantu tim meraih kemenangan kapan pun dibutuhkan.
Baca Juga: Orlando City Siap Bernegosiasi dengan Griezmann dari Atletico
Tekanan sebagai Penyerang MU

Sebagai penyerang MU, Sesko menyadari adanya tekanan tinggi di setiap pertandingan. Namun ia memandang tekanan sebagai bagian dari kehormatan bermain di klub sebesar Manchester United. “Jika ingin menjadi pemain bagus, tekanan memang harus ada. Ini soal menerimanya dan tidak terlalu memikirkannya,” jelasnya.
Di bawah arahan Carrick, MU tampil impresif, mengumpulkan 16 poin dari kemungkinan 18 dalam enam laga terakhir. Sesko menyoroti perubahan atmosfer di ruang ganti, di mana semua pemain dan staf bekerja sama dengan profesional. Hal ini membuat setiap individu merasa siap menghadapi pertandingan besar.
Pemain muda ini pun menekankan pentingnya fokus pada detail. Menurutnya, kemenangan didapat dari persiapan matang dan disiplin di lapangan. Dengan mental positif dan kerja sama tim, Sesko percaya bahwa dirinya bisa terus memberikan kontribusi signifikan, terlepas dari status starter atau cadangan.
Fokus pada Kontribusi Tim
Benjamin Sesko memilih menikmati peranannya di MU tanpa memaksakan posisi starter. Ia sadar bahwa konsistensi dan efektivitas di lapangan lebih penting daripada sekadar jam bermain. Gol-gol yang ia ciptakan sebagai pengganti menunjukkan bahwa ia selalu siap saat tim membutuhkan.
Mental sabar dan profesionalnya membuat Sesko menjadi contoh pemain muda yang fokus pada tim. Ia menekankan bahwa kepercayaan dari pelatih dan dukungan rekan setim adalah kunci performa. Sesko membuktikan bahwa kontribusi nyata tidak selalu harus diawali dari menit pertama.
Ke depannya, striker asal Slovenia ini berharap bisa terus tampil maksimal, memberikan gol atau assist di saat krusial, dan membantu MU meraih target musim ini. Dengan dedikasi dan kesabaran, Sesko siap menjadi senjata rahasia Setan Merah di setiap pertandingan penting. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballnewshd77.com.
